Kamis, 19 September 2013

Pelatnas Cipayung, Pelatnas Sederhana yang Harumkan Indonesia








Jakarta – Pelatnas PBSI di Cipayung sudah terkenal sebagai tempat menempa terbaik para pebulutangkis nasional. Dari tempat ini sudah tercipta banyak sekali atlet yang mengharumkan Indonesia di kancah internasional.
Liem Swie King, Christian Hadinata, Susy Susanti, Mia Audina, Taufik Hidayat, hingga Lilyana ‘Butet’ Natsir. Tak heran jika kita membayangkan seperti apa kerasnya tempaan hingga mereka semua bisa menembus level internasional.Nyatanya, bayangan seperti itu tak sepenuhnya benar. Ketika BeritaSatu.com menengok area kolam renang pelatnas Cipayung, terlihat serombongan pemain sedang melakukan latihan akuatik dengan santai.Bona Septano, M. Ulinnuha, Berry Anggriawan, Angga Pratama, Kevin Sanjaya, Arya Maulana, dan beberapa pemain putra lain saling melempar candaan. Tak cuma ke sesama pemain, tapi mereka juga kerap bercanda dengan Chafidz Yusuf, pelatih ganda putra, dan Felix Ary Bayu, pelatih fisik.
Menurut Chafidz, latihan seperti ini biasa dilakukan dua minggu sekali sebagai variasi latihan, meski begitu latihan akuatik ini merupakan program utama.

            Felix mengatakan, gerakan meloncat-loncat di air yang dilakukan pemain bertujuan untuk menguatkan pinggang dan kaki. Selain itu mereka juga diberikan latihan anaerobik dengan cara menahan nafas di air. Durasinya bertahap, mulai dari 30 detik hingga tiga menit.
“Kecuali Angga, yang sedang latihan di sini semuanya yang tidak ikut di Kejuaraan Dunia 5 Agustus nanti.” kata ChafidzPindah ke area lain, tampak sejumlah pemain putra sedang bermain sepak bola di lapangan sepak bola yang terletak di gedung latihan utama PBSI.Tommy Sugiarto yang beberapa bulan lalu berhasil mendapat gelar super series pertamanya di Singapura Terbuka, bermain sebagai gelandang. Sementara Hayom Rumbaka bermain sebagai bek di tim yang berbeda.Rupanya para pemain putra pelatnas Cipayung tak canggung bermain sepak bola. Tak bisa dibilang cakap memang, tapi juga tak bisa dibilang buruk.
Sama seperti di kolam renang, suasananya pun penuh candaan. Joko Supriyanto dan Imam Tohari, pelatih tunggal putra, kerap meledek anak asuhnya.“Pokoknya jangan umpan ke Thomi (Azizan Mahbub). Eman-eman bolanya!” canda Joko dengan logat jawanya yang kental.Tommy Sugiarto mengatakan bahwa ia dan teman-temannya memang terkadang suka bermain sepak bola jika sedang waktu senggang.“Ya bisa-bisaan aja Mas. Posisinya juga asal. Kadang sama temen-temen juga main futsal di lapangan sekitar sini.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar